Kenapa kita harus Berqurban di idul Adha

23.46

kenapa harus berkurban
Hewan Hewan Kurban

 

 

Kenapa kita harus berqurban di hari raya idul adha ?


JAKARTA -- Sebuah perintah dari Allah SWT untuk hambanya pasti berisi hikmah guna umat manusia bersaing mencari kebaikan. Termasuk dalam berkurban.  Sebelum diperintahkan ke Nabi Ibrahim AS, perintah berkurban telah ada semenjak jaman Nabi Adam. Hal ini dimuat dalam Al-Maidah ayat 27, “Ceritakanlah untuk mereka cerita dua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut keterangan dari yang sebenarnya, ketika dua-duanya mempersembahkan kurban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang beda (Qabil). Ia berbicara (Qabil):”Aku tentu membunuhmu!”. Berkata Habil: “Sesungguhnya Allah selalu menerima (kourban) dari orang-orang yang bertakwa”.

Perintah berkurban pun datang pada nabi Ibrahim SAW. Pada umur ke-100 tahunnya, Ibrahim mendapat mimpi yang datang dari Allah SWT guna menyembelih Ismail, putra yang kelahirannya paling dinantikan. Mimpi laksana ini terjadi sampai tiga kali. Dengan sarat ketakwaan, dua-duanya memenuhi perintah ini. Tentu saja Ismail tidak pernah disembelih oleh ayahnya sendiri.

"Maka tatkala dua-duanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran dua-duanya ). Lalu Kami panggil dia, ‘Wahai Ibrahim! sesungguhnya anda telah membetulkan mimpi itu..." (QS: As-Saffat ayat 103-104). Ketika pisau telah ditunjukkan ke arah leher Ismail, kemudian Allah SWT menggantikannya dengan seekor kambing yang besar.

Kisah dan sejarah itu yang sekarang menjadi hikmah kenapa kita mesti berkurban. Ketika kesediaan Nabi Ibrahim menjadi bukti ketakwaan untuk Allah SWT, maka itulah yang patut menjadi misal seluruh muslim dunia. Berikut ialah enam poin dari hikmah yang dapat anda petik sebagai dalil menunaikan kurban:

Sebagai Tanda Syukur Umat Manusia

Pertama kenapa kita mesti berkurban? Karena kurban adalah tanda syukur untuk Allah SWT. Manusia yang dibei rizki lebih, hendaknya berbagi untuk sesama yang belum beruntung. Salah satunya dengan menyalurkan daging kurban. Tidak seluruh orang dapat mengonsumsi daging merah.
Menghidupkan Ajaran Nabi Ibrahim
Kenapa Harus Berqurban
Manfaat Berqurban


Kedua, Untuk menghidupkan doktrin Nabi Ibrahim. Dalam kisahnya, Ibrahim dan Ismail ikhlas menjalankan apapun perintah-Nya, sekalipun tersebut sulit diterima dengan akal sehat manusia.
Melepaskan Sifat Dunia

Ketiga, sebagai pengingat anda untuk mencungkil sifat keduniaan dan apa yang sangat disuka. Karena sekitar bertahun-tahun Nabi Ibrahim AS, menunggu kehadiran buah hati. Namun sesudah dikaruniai, malah Allah SWT menyebutkan cerita lain. Hal ini mengingatkan anda bahwa apapun yang terdapat pada anda hanyalah titipan-Nya dan suatu ketika akan pulang kepada-Nya lagi.
Tanda Taqwa

Keempat, kurban pun adalah tanda taqwa kepada-Nya. Kurban adalah ibadah sunnah dari ranah sedekah. Maka untuk yang telah dapat berkurban, usahakan menunaikannya.
Memberikan Manfaat Kepada Sesama

Kelima, kurban mempunyai kegunaan langsung untuk sesama. Kurban tidak semata-mata ibadah vertikal, tetapi juga sebagai ibadah horizonal. Manusia yang berkurban sama saja dengan mensejahterakan sesama. Bahkan dengan berkurban, kita pun dapat menebar persaudaraan. Wujud Syukur atas Nikmat Allah kurban adalah wujud syukur atas nikmat yang didapat laksana yang sudah difirmankan dalam surat Al-Kautsar ayat 1-2: “Sesungguhnya Kami telah menyerahkan kepadamu suatu sungai di surga, maka dirikanlah shalat sebab Tuhamu dan berkurbanlah”

Subhanallah begitu banyak manfaat apabila kita berqurban

Previous
Next Post »
0 Komentar