![]() |
| Hewan Hewan Kurban |
Kenapa kita harus berqurban di hari raya idul adha ?
JAKARTA -- Sebuah perintah dari Allah SWT untuk hambanya pasti berisi hikmah guna umat
manusia bersaing mencari
kebaikan. Termasuk dalam berkurban.
Sebelum diperintahkan ke Nabi Ibrahim AS, perintah berkurban telah ada semenjak jaman Nabi Adam. Hal ini dimuat dalam Al-Maidah ayat 27,
“Ceritakanlah untuk mereka cerita dua putera Adam (Habil dan
Qabil) menurut keterangan dari yang
sebenarnya, ketika dua-duanya mempersembahkan
kurban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak
diterima dari yang beda (Qabil).
Ia berbicara (Qabil):”Aku tentu membunuhmu!”. Berkata Habil:
“Sesungguhnya Allah selalu menerima (kourban) dari
orang-orang yang bertakwa”.
Perintah berkurban
pun datang pada nabi Ibrahim SAW. Pada umur ke-100 tahunnya, Ibrahim mendapat mimpi yang datang dari
Allah SWT guna menyembelih
Ismail, putra yang kelahirannya paling dinantikan.
Mimpi laksana ini terjadi sampai tiga kali. Dengan sarat ketakwaan,
dua-duanya memenuhi
perintah ini. Tentu saja Ismail tidak pernah disembelih oleh ayahnya sendiri.
"Maka tatkala
dua-duanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas
pelipis(nya), (nyatalah kesabaran
dua-duanya ). Lalu Kami panggil dia, ‘Wahai Ibrahim! sesungguhnya anda telah membetulkan mimpi itu..." (QS: As-Saffat ayat 103-104). Ketika
pisau telah ditunjukkan ke arah
leher Ismail, kemudian Allah SWT
menggantikannya dengan seekor kambing yang
besar.
Kisah dan sejarah
itu yang sekarang menjadi
hikmah kenapa kita mesti berkurban. Ketika kesediaan Nabi Ibrahim menjadi bukti
ketakwaan untuk Allah SWT, maka
itulah yang patut menjadi misal seluruh
muslim dunia. Berikut ialah enam
poin dari hikmah yang dapat anda petik
sebagai dalil menunaikan kurban:
Sebagai Tanda Syukur Umat Manusia
Pertama kenapa kita mesti berkurban? Karena kurban adalah tanda syukur untuk Allah SWT. Manusia yang dibei
rizki lebih, hendaknya berbagi untuk sesama
yang belum beruntung. Salah satunya dengan menyalurkan daging kurban. Tidak seluruh orang dapat mengonsumsi
daging merah.
Menghidupkan Ajaran Nabi Ibrahim
![]() |
| Manfaat Berqurban |
Kedua, Untuk menghidupkan
doktrin Nabi Ibrahim. Dalam kisahnya, Ibrahim dan Ismail ikhlas
menjalankan apapun perintah-Nya, sekalipun tersebut sulit diterima dengan akal sehat manusia.
Melepaskan Sifat Dunia
Ketiga, sebagai pengingat anda untuk mencungkil sifat keduniaan dan apa yang sangat disuka. Karena sekitar bertahun-tahun Nabi Ibrahim
AS, menunggu kehadiran buah
hati. Namun sesudah dikaruniai, malah Allah SWT menyebutkan cerita lain. Hal ini
mengingatkan anda bahwa apapun
yang terdapat pada anda hanyalah titipan-Nya dan suatu ketika akan pulang kepada-Nya lagi.
Tanda Taqwa
Keempat, kurban pun
adalah tanda
taqwa kepada-Nya. Kurban adalah ibadah sunnah
dari ranah sedekah. Maka untuk yang
telah dapat berkurban, usahakan menunaikannya.
Memberikan Manfaat Kepada Sesama
Kelima, kurban mempunyai kegunaan langsung untuk sesama.
Kurban tidak semata-mata ibadah vertikal, tetapi juga sebagai ibadah horizonal. Manusia yang berkurban sama saja dengan
mensejahterakan sesama. Bahkan dengan berkurban, kita pun dapat menebar persaudaraan. Wujud Syukur atas Nikmat Allah kurban adalah wujud syukur atas nikmat yang didapat laksana yang sudah difirmankan dalam surat Al-Kautsar ayat 1-2: “Sesungguhnya
Kami telah menyerahkan kepadamu suatu sungai di surga, maka
dirikanlah shalat sebab Tuhamu
dan berkurbanlah”
Subhanallah begitu banyak manfaat apabila kita berqurban



0 Komentar