GROBOGAN – Aksi Cepat Tanggap (ACT) menurunkan Tim
Emergency Response bencana banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Sejak Jumat, Tim selain mengevakuasi warga, juga mendistribusikan
logistik untuk kebutuhan darurat warga yang terjebak banjir.
” Ketinggian banjir mencapai satu setengah meter,” ungkap Abu Hilman,
kepada ACTNews, Sabtu (1/5/2015). “Bahkan pada pukul 6.35 WIB pagi
tadi, air sempat naik lagi sekitar lima sentimeter di sekitar Posko,”
imbuh Abu Himan.
Aktivis Masyarakat Relawan Indonesia (MRI), Abu Hilman, mengatakan
pihaknya telah mendirikan posko di Desa Tajem Sari, Tegowanu, Grobogan,
pada Jumat siang (1/5/2015).
Seperti diberitakan, wilayah Kecamatan Tegowanu rawan banjir akibat
jebolnya tanggul Sungai Cabean.. Padahal Sungai Cabean sendiri
sebenarnya masuk wilayah Kabupaten Demak yang berbatasan dengan
Kabupaten Grobogan. Namun ternyata jebolnya tanggul sungai tersebut
berdampak besar pada wilayah Kecamatan Tegowanu, Grobogan. Akibat banjir
tersebut, sekitar 100 orang mengungsi akibat rumah mereka terendam air
setinggi 30 sentimeter sampai 1,5 meter. Menurut info warga setempat,
banjir akan lama surut jika tanggul tidak segera diperbaiki
SUMBER
Next
« Prev Post
« Prev Post
Previous
Next Post »
Next Post »
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 Komentar